20180330_164005(0)-01

#YogaClass2015: Dari Takut jadi Ketagihan

“Rasa takut itu harus dilawan atau kita tidak akan bisa memulai apa-apa.”

Tahun 2015 ini saya seperti masuk ke dalam petualangan baru. Mulai sibuk untuk mengajar yoga dan membuat blog fitritash.com. Awal mula mengajar menjadi asisten guru saya, yaitu Herwindhy yang kebetulan sedang tour yoga ke India. Meskipun saya sudah belajar yoga sejak 2012 dan mengikuti TTC (Training Teacher Club) tapi tetap tidak mengurangi rasa grogi. Kalimat yang pertama disampaikan guru saya waktu itu adalah “Rasa takut itu harus dilawan atau kita tidak akan memulai apa-apa.”.

Akhirnya saya merasakan pertama kali mengajar pada Januari 2015. Ternyata mengajar itu salah satu proses belajar. Selain memberikan ilmu yang kita miliki, tetapi kita pun mengevaluasi diri sendiri. Sampai akhirnya saya menemukan kebahagiaan dalam menjalani sebagai intruktur yoga. Ada beberapa hal yang saya dapatkan di kelas:

Ternyata membuat orang percaya kepada kita itu membahagiakan.

Ternyata bisa  meng-influence orang untuk berlatih yoga itu membahagiakan.

Ternyata mengikuti proses orang yang sedang belajar itu membahagiakan.

Ternyata memberi perubahan pada seseorang itu membahagiakan.

Terima kasih untuk teman-teman, guru, dan member yoga yang telah membuat saya bahagia di tahun 2015 ini. Jadi pengen mengajar yoga lagi.. lagi.. dan lagi..

Petualangan mengajar tahun 2015 ini di Studio Chikitsa (Salon Gubuk), Kantor Pusat Bea Cukai, Work Out, Studio Bugar Corner, Burson Marsteller, dan beberapa kelas privat. Makasih juga Anji yang sudah mulai bergabung menjadi murid yoga dan membantu promo di sosial media. hehe..

20180330_164005(0)-01

Tetap Fit dalam Kendaraan ala Fitritash

Perjalanan jalur darat itu susah-susah menyenangkan. Susahnya, beresiko terkena macet dan menempuh waktu yang lebih lama. Tapi terasa menyenangkan jika sekalian ingin menikmati perjalanan dari satu daerah ke daerah lain dan mengabadikan kenangan tersebut bersama keluarga. Duduk berlama-lama di dalam kendaraan biasanya menyisakan rasa pegal pada punggung, lowerback, bahu, leher, pinggul, tulang duduk, pinggul, paha, dan kaki. Padahal tujuan awal melakukan perjalanan adalah untuk dapat menikmati liburan dan membuat kenangan yang menyenangkan.

Menyiapkan camilan sehat

Dalam perjalanan biasanya kita memecah kebosanan dengan bermain game atau mengunyah. Agar perjalanan tetap menyenangkan jangan lupa untuk menyiapkan camilan sehat seperti buah-buahan di dalam coolerbag. Buah selain mengandung serat dan vitamin juga nikmat disantap saat diperjalanan. Pilih buah-buahan yang ringkas dalam memakannya, seperti anggur dan jeruk. Godaan terbesar saat trip panjang adalah makan makanan yang instan. Meski tidak dilarang tapi jangan sampai badan jadi sakit karena makan sembarangan. Liburan kamu lebih berharga, kan?

Minum air putih yang cukup

Persiapan sebelum pergi biasanya mampir ke mini market. Minuman kemasan aneka rasa terlihat lebih menggiurkan daripada air putih. Padahal saat di dalam kendaraan tubuh kita lebih sedikit bergerak sedangkan minuman kemasan yang penuh rasa itu memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Tidak ada salahnya untuk sesekali minum sejenis itu tetapi jangan lupa untuk tetap menyiapkan air putih. Meski dalam perjalanan tetapi tubuh tetap memerlukan cairan. Kalau bisa catat kapan terakhir kali kamu minum air putih sebagai takaran karena biasanya saat diperjalanan kita melupakan minum.

Peregangan di dalam mobil

Jika duduk terlalu lama bisa membuat badan dan kaki kaku. Siapa yang suka mengalami kesemutan? Biarpun dalam perjalanan kamu masih bisa melakukan stretching di dalam mobil. Kalau bosan dan sudah terasa kurang nyaman coba ubah posisi duduk.

Yoga di tempat istirahat

Dalam perjalanan panjang biasanya kita melipir dulu beristirahat sejenak untuk makan dan atau ke toilet. Manfaatkan waktu ini untuk meregangkan otot-otot tubuh yang kaku atau terasa nyeri akibat terlalu lama duduk. Tidak perlu meributkan masalah tempat atau matras. Gerakan yoga ini tidak memerlukan matras dan simpel jadi bisa dilakukan di tempat parkir.

20180330_164005(0)-01

Yoga Singkat di Dalam Mobil

Memasuki akhir tahun ini banyak yang mengambil sisa cuti untuk berlibur. Apalagi anak sekolah juga sudah memasuki libur panjang pasca UAS kemarin. Ditambah lagi tanggal merah pada akhir desember, seperti hari raya natal dan tahun baru. Untuk jalur darat, liburan serentak ini membuat jalan macet. Situasi seperti ini membuat lama perjalanan semakin panjang dan akan berdampak pada tubuh. Biasanya tubuh kaku dan pegal karena ruang gerak di dalam kendaraan terbatas.

Jika menghadapi rasa lelah dalam perjalanan coba lakukan stretching di dalam mobil, seperti yang saya lakukan saat ke Malang dan Batu tanggal 16 Desember kemarin. Karena bandara Abdul Rachman saleh masih ditutup maka harus mengambil penerbangan ke Surabaya dahulu. Karena rasa lelah akibat rute Bekasi-Cengkareng-Surabaya-Malang-Batu maka saya berinisiaif untuk yoga di dalam mobil seperti ini:

Pernapasan

Duduk rileks dengan tulang punggung lurus. Bernapaslah dengan mengisi udara ke dalam ruang perut dan dada, dan mengempiskan kembali rongga pernapasan dengan maksimal saat enghembuskan napas. Lakukan secara perlahan dan teratur dan hanya melalui rongga hidung. Sadari peoses pernapaskan dan rasakan pikiran yang lebih jernih dan tenang. Lakukan hingga 4-5 kali unyuk mengurangi tekanan darah, rasa lelah, dan mental yang lebih tenang.

Cat and Cow Pose

Jika biasanya melakukan Cat Pose dan Cow Pose dalam posisi Table Pose, sekarang dalam posisi duduk. Tarik napas dengan memanjangkan leher dan mengacungkan dagu ke atas. Buka bagian bahu ke belakang dan dorong dada ke depan. Saat menghembuskan napas lakukan arah sebaliknya, yaitu menundukkan kepala hingga dagu ke dada dan bahu di dorong kedepan serta dada terdorong ke belakang. Rasakan peregangan pada bagian atas, tengah, dan bawah pada tulang punggung. Posisi ini untuk meredakan nyeri punggung. Lalukan sebanyak 3 kali.

Peregangan kaki

Kaki adalah salah satu anggota tubuh yang lumayan menderita jika duduk lama. Posisinduudk dalam perjalanan membuat aliran darah kita kurang lancar. Terkadang kaki pun terasa kesemutan. Longgarkan sedikit kedua kaki. Angkat kaki kiri ke atas paha kanan untuk dan tekan lutut. Lakukan sebanyak 3-5 kali pernapasan. Kemudian lakukan pada kaki kanan dengan bergantian. Ulangi lagi sebanyak 2 kali.

Gomukhasana (Cow Face Pose)

Gomukhasana ini juga berbeda jika yang biasa dilakukan di atas matras. Posisi dalam keadaan duduk biasa dengan meluruskan tulang punggung. Angkat tangan kiri ke atas dan tekuk, tarik siku kiri oleh tangan kanan ke belakang kepala hingga sejajar dengan tulang punggung dan telapak tangan di antara ke dua belikat. Kemudian luruskan tangan dan putar ke bawah dan kaitkan pada tangan kiri yang menggantung. Rasakan peregangan pada tulang punggung dengan inhale dan exhale. Bernapaslah dengan dalam sebanyak 3-5 kali. Ganti tangan dan ulangi urutan yang sama. Posisi ini untuk meregangkan tulang punggung, dada, dan bahu.

Open Chest Pose

Kaitkan dua tangan di belakang dan luruskan. Rasakan peregangan di kedua bahu saat tertarik ke belakang. Manfaatkan pembukaan ini dengan memaksimalkan pemasukan oksigen ke dalam rongga dada. Lakukan sebanyak 3-5 kali pernapasan.

Neck Stretching Pose

Leher biasanya sedikit sakit karena saat tidur di dalam kendaraan tetap dalam keadaan duduk. Saat tidur tidak terasa kepala tertekuk ke arah kanan atau kiri karena tidak ada penahanan. Untuk itu peregangan pada leher sangat perlu. Angkat kedua tangan ke atas dan panjangkan dengan mengaitkan jari-jari pada kedua tangan. Tarik napas yang dalam kemudian hembuskan napas dan tekan kepala ke depan dengan kedua tangan hingga dagu menekan dada. Pastikan punggung tetap lurus. Bernapaslah sebanyak 3-5 kali. Kemudian kembali tarik napas yang dalam dan hembuskan napas dengan menekan kening kepala ke arah belakang. Lakukan sebanyak 3-5 kali pernapasan.

20180330_164005(0)-01

Ngebajak Kamera @duniamanji di Malang

Saya. Perempuan “sederhana” yang kalau berpergian tanpa membawa kamera. Hanya mengandalkan kamera pada smarthone dan kecanggihan kamera orang. Jika melihat postingan saya trip ke beberapa destinasi di sosial media yang terlihat bagus, maka itu mungkin hasil foto teman-teman yang memang seorang fotografer atau minimal memang hobi foto-foto. Sewaktu Yoga di Bromo, saya difoto oleh Idham yang menjadi salah satu peserta piknik saat itu.

IMG_8677
Head Stand di Bromo

Jika melihat instagram saya dengan nama akun fitritash banyak sekali foto yang diambil oleh teman-teman fotografer yang trip bersama-sama seperti Shinyo, Nino, Goenrock, Jhones, dan Ifan.

CWatfqmUEAAb4TO

Pada tanggal 16 Desember kemarin punya kesempatan ke Malang dan Batu bersama teman-teman digital. Foto di atas kurang Om Ded, Dino, dan Dilly. Agenda piknik #DemiKonten, yaitu seru-seruan membuat konten kreatif sambil piknik, sekaligus mencoba kelancaran signal #4gplus4all. Yang bikin berbeda dengan trip sebelumnya adalah SAYA MEMBAJAK KAMERA ANJI!

Jadi siapa lagi yang mau kameranya saya bajak?

20180330_164005(0)-01

Kartu Ucapan Simpel ala Fitritash

card2

Apakah kamu masih suka memberi kartu ucapan untuk hari raya dan tahun baru? Kartu ucapan yang dari kertas ya, bukan dalam bentuk digital. Kemarin saya ditantang untuk membuat kartu ucapan tahun baru. Kartu ucapan, apapun momennya, biasanya saya sudah beli jadi di toko buku. Nah, sekarang diminta membuat kartu ucapan sendiri. Ketika sekolah nilai prakarya saya biasa-biasa saja. Bisa dibilang memang agak kurang kreatif. Mungkin di pinterest atau instagram kamu sudah biasa melihat kartu ucapan yang desainnya unik, tapi belum tentu mudah diikuti.

Untuk orang yang kurang kreatif (seperti saya) akan merasakan teknologi sangat berarti, karena biasanya teknologi diciptakan untuk mempermudah pekerjaan. Jadi ini proses membuat kartu ala anak yang kurang kreatif.

Mencari ide

Ide bisa datang dari mana saja. Karena saya punya keterbatasan ide maka saya mencarinya dari pinterest. Saya sempat mencari yang sudah jadi dan tinggal di-print tapi tidak ada yang sreg. Sekalipun ada yang lucu tapi prosesnya rumit. Akhirnya ide baru muncul di kepala sendiri. Untuk yang tidak pandai desain atau gambar maka saya mengandalkan gambar yang sudah jadi dan tinggal print. Tiba-tiba terpikir membuat kartu ucapan dengan dasar foto yang sedikit diedit dengan tambahan tulisan ucapan. Untuk hiasan lain saya memilih gambar kupu-kupu yang saya cari di internet dan nantinya tinggal diprint.

Menyiapkan bahan-bahan

card3

Untuk bahan-bahan kebetulan semua sudah tersedia di rumah. Tetapi ada tambahan kertas berwarna dan amplop yang saya dapatkan di toko buku. Bahan yang disiapkan kira-kira begini:

  1. 2 Lembar kertas foto glossy
  2. 1 Lembar kertas berwarna (pink)
  3. 1 Lembar kertas concorde putih
  4. Pita
  5. Benang wool
  6. Double tip (sebagai perekat)
  7. Gunting
  8. Printer
  9. Amplop Pink ukuran 16x12cm
  10. Membuat desain gambar

Desain kartu ucapan

card6

Untuk gambar utama saya mengambil dari foto yang sudah ada, yang menginterprestasikan saya sendiri. Kemudian di-edit via app photo editing yang bisa menambahkan tulisan. Saya memilih PicLab. Untuk gambar hiasan saya cari di internet. Saya memilih gambar kupu-kupu berwarna-warni yang berukuran kecil. Sepertinya akan mempermanis kartu. Untuk ukuran bisa diatur.

Printing

card7

Desain kartu ucapan saya print dengan ukuran 9x12cm, setelah itu digunting. Untuk hiasan saya print gambar kupu-kupu berukuran kecil dan berwarna-warni. Saya di rumah pakai printer HP Deskjet 3635 hasilnya begini.

card5

Tempel-menempel

card4

Tempel guntingan foto ke kertas pink dengan kemudian gunting pinggirannya dengan ukuran 1/2cm dari sisi foto. Kemudian tempel lagi di atas kertas concorde putih. Kertas concorde putih menjadi dasar kartu. Dari ukuran A4 digunting menjadi dua dan lipat lagi di tengahnya.

Setelah itu beri hiasan pita diujungnya. Semua direkatkan dengan double tip.

Membuat hiasan kartu dan amplop

card2

Pada sisi kartu yang kosong beri hiasan yang lucu. Gunting kupu-kupu yang sudah diprint. Kemudian tempelkan pada salah satu ujung benang wol. Benang wol digunting dengan ukuran yang variatif. Ujung benang wol yang tersisa direkatkan di sisi belakang dengan double tip atau jenis perekat lainnya.

Karena hiasan kartunya sudah ramai maka untuk kartu saya buat lebih sederhana. Hanya pita bermotif serupa dengan kartu yang dilingkarkan pada kartu. Ujung pita ditempel pada kartu dengan double tip.

Nah, jadi deh! Gampang banget, kan?