IMG-20180604-WA0030

Ucapan Maaf Via Broadcast, Masih Jadi Masalah?

_20160706_042129-01

Di era digital ini banyak dari kita yang merindukan ucapan seperti zaman kartu ucapan secara fisik masih popular. Saya juga.

Tapi apakah kita yang merindukan ini masih mengirimkan kartu ucapan via pos? Manusia memang banyak maunya, tetapi sering tidak seimbang dengan usahanya. Mungkin dari kita sudah disibukkan bekerja 8 jam sehari (dan bisa juga lebih), belum lagi waktu bersama keluarga dan teman-teman yang hanya mengais sisanya. Mungkin inilah teknologi diciptakan. Untuk mempermudah hidup.

Setelah keberadaan instant messenger dan social media banyak yang memanfaatkan fitur broadcast untuk mengucapkan maaf. Baik secara tulus atau sekadar formalitas. Tapi rupanya banyak yang misuh-misuh dikirim pesan dengan cara ini. Alasannya karena dianggap tidak tulus. Lalu dari mana kita tahu hati seseorang tulus atau tidak?

Saya sudah lama bukan penganut broadcast messenger. Ya, diakui ini berakhir semenjak banyak yang mengeluh via sosmed. Tapi masih dengan senang hati membalas pesan ucapan maaf satu per satu tanpa memilah bagaimana cara mengirimnya. Pemikiran saya cukup sederhana. Di hari lebaran kita semua berkumpul dengan keluarga. Bahkan mungkin ada yang memang bertemunya seahun sekali karena tinggal di tempat yang berjauhan. Saya sendiri bertemu nenek saya hanya setahun sekali, kecuali ada acara khusus.

Namanya juga kumpulnya jarang-jarang, kita semua saling bertukar cerita atau bermain dengan anak dan keponakan. Belum lagi harus ziarah ke makam dan silaturahmi ke saudara dan kerabat. Untuk yang sudah punya anak, tugas bertambah karena tidak ada helper yang biasanya meringankan pekerjaaan. Lalu kapan waktu untuk memegang smartphone untuk mengucapkan maaf keada kerabat?

Berapa jumlah kenalan di contact list? Ada saudara, teman sekolah, teman kerja, teman main, dan teman digital. Beruntung jika kita masih punya waktu untuk mengucapkan satu per satu pesan ucapan maaf. Karena kadangkalau  dinanti-nanti akhirnya moment-nya terlewat dan lupa. Bagaimana jika tidak sempat?

Kita tidak pernah tahu ketulusan hati seseorang. Silakan memilih cara mengucapkan maaf yang menurut kita baik dan disukai tanpa mudah berburuk sangka terhadap orang lain. Ini adalah hari yang suci dan semoga hati kita semua juga kembali suci.

Saya Fitri Tasfiah mengucapkan minal aidin wal faidziin, mohon maaf lahir dan batin. Damai di hati, damai untuk semesta.

IMG-20180604-WA0030

#FITnFasting: Sehat Saat Puasa dengan Buah-Buahan

Puasa hari ke 28.

Dua hari lagi lebaran. Senangnya puasa tahun ini sangat lancar. Malahan saya membuat program #FITnFasting Challenges untuk diri sendiri (yang mungkin aja bisa menginspirasi teman-teman). Program ini saya buat supaya tetap FIT saat puasa dengan menjaga pola makan dan olahraga. Selama ini puasa menjadi alasan untuk malas-malasan. Olahraga biasanya absen, dengan alasan lagi puasa.

Segar bersama aneka Sunpride
Segar bersama aneka buah  saat #BukberFruitaholic

Cara untuk menjadi sehat itu bisa juga dibuat dengan fun. Karena termasuk pencinta buah-buahan maka saya memanfaatkan buah-buahan untuk bisa menjalankan #FITnFasting  ini. Pokonya JANGAN SAMPAI ABSEN MEMAKAN BUAH! Sehat bersama buah itu menyenangkan karena mudah dicari, rasanya enak, dan manfaatnya banyak. Untuk buah-buahan tentunya dipilih yang memiliki kualitas baik, karena buah pasti Sunpride.

Banyak buah-buahan yang beredar di pasaran tapi kita tidak tahu quality control dalam penanganan buah-buah tersebut hingga kita makan. Saya mendapat insight saat ikut buka bersama bersama para fruitaholic yang diadakan Sunpride Indonesia, jadi tahu kenapa memilih buah itu jangan sembarangan. Lumayan terkesima saat tau cara  Sunpride untuk buah-buahan ini. Dari mulai masih di pohon pun buah ini sudah dijaga dengan ditutupi, sehingga kesegarannya terjaga dan terlindungi dari hama. Setelah panen pun, buah ini sama sekali tidak tersentuh tanah. Langsung digendong ke dalam tempat penyimpanan. Pantes ya buahnya sangat bersih. Apalagi untuk puasa pastinya harus memilih sumber makanan yang baik, kan?

Manfaat Buah-Buahan Agar Puasa Tetap Fit

1. Tidak mudah merasa lapar dan haus

Spesialis Ahli Gizi Dr Pauline Endang saat acara buka bersama para fruitaholic mengatakan buah menjelang imsak saat sahur dapat mempertahankan tubuh untuk tidak mudah lemas dan lapar hingga jam buka puasa.

Apel Pacific Rose Sunoride yang manis untuk sahur
Apel Pacific Rose Sunpride yang manis untuk sahur

Saya selalu menutup makanan sahur dengan kudapan apel pacific rose yang segar. Saya mengidolakan ini untuk apel karena renyah, juicy, dan manis. Pas untuk dimakan saat sahur. Selama ini apel banyak dijadikan pilihan untuk yang sedang diet karena kadar serat yang tingginya membuat perut terasa kenyang. Pas banget untuk yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kadar glukosa dalam apel membantu keinginan makan makanan berkalori tinggi dapat diminimalisir. Jadi walaupun sedang puasa, kita tidak mudah merasa lapar. Saat lambung mendapat glukosa, lambung tidak memerintahkan kepada otak untuk mencari makanan. Konsumsi yang baik saat puasa pas menjelang imsak. Jadi sahur dengan memakan buah ini membuat puasa saya tahan sampai jam berbuka. Apalagi kandungan air dalam buah aper membuat tenggorokan segar dan tidak kering, jadi tidak mudah merasa haus.

2. Tidak mengalami masalah pencernaan

Beberapa teman mengaku mengalami sembelit saat puasa. Mungkin karena pola dan jam makan berubah sehingga tubuh belum beradaptasi dan menjadi susah konstipasi. Padahal masalah perut ini akan membuat puasa tidak nyaman. Tetapi yang saya alami justru saat puasa ini seperti sedang detoks. Jam “ke toilet” teratur dan lancar. Karena sahur selalu mengonsumsi apel, jadi pencernaan pun nyaman. Apel membantu kerja usus halus yang berfungsi menguraikan makanan dan menyerap nutrisinya.

Pisang Cavendish Sunpride yang sudah sangat matang untuk sahur
Pisang Cavendish Sunpride yang  matang untuk sahur

Selain apel, saya memang mengkonsumsi pisang cavendish Sunpride yang rasanya creamy dan manis.  Saya suka yang agak kecoklatan karena lebih manis, pas untuk sahur yang biasanya malas-malasan makan. Pisang ukuran sedang mengandung sekitar 3 gram serat. Serat ini membantu proses pencernaan.

Untuk buka puasa saya memilih jambu biji putih. Karena sering buka di jalan (maklum, jalanan macet) maka saya selalu menyimpan di wadah makan. Buah ini juga favorit karena rasanya manis. Kandungan mineral dan seratnya dapat melindungi selaput membran mukosa usus.

3. Tidak merasa lemas

Puasa biasanya malas beraktivitas. Tetapi saya masih beraktivitas fisik, seperti yoga dan lari. Bahkan beberapa kali saya memilih berjalan kaki saat jalanan sangat macet. Jangan lupa pisang merupakan sumber potassium, yang menjaga menstabilkan tekanan darah dan fungsi dari jantung. Buah pisang ini juga dapat membantu gula darah tetap stabil. Maka itu walaupun puasa tetapi gak mager alisan malas gerak.

Ngabuburit sambil latihan yoga
Ngabuburit sambil latihan yoga

4. Tidak mudah sakit

Perubahan cuaca dan perubahan jam makan bisa membuat tubuh mudah sakit. Beberapa teman banyak yang terkena flu dan batuk. Alhamdulillah walaupun setiap hari bulak balik Bekasi-Jakarta untuk pergi mengajar atau latihan yoga tetapi masih dijauhkan dari penyakit. Bahkan saya menyetir sendiri kemana-mana. Yang paling penting adalah meningkatkan imunitas tubuh.

Aneka Buah Sunpride yang segar membantu menjaga daya tahan tubuh
Aneka buah yang segar membantu menjaga daya tahan tubuh

Dengan mengonsumsi buah-buahan harusnya tubuh lebih terjaga. Apalagi karena selalu makan jambu biji jadi selaian pencernaan lancar, kesehatan pun terjaga.

Guava Crystal Sunpride yang renyah dan manis
Guava Crystal Sunpride yang renyah dan manis untuk buka puasa

Kandungan mineral dan vitaminnya sangat baik untuk menjaga tubuh melawan virus penyakit. Sajian jambu biji biasanya saya potong-potong berbentuk bulan sabit dan disimpan dalam wadah. Jadi saat jam berbuka bisa langsung dimakan di tempat manapun, bahkan dalam perjalanan.

5. Bisa tetap berolahraga saat puasa

Kata siapa puasa harus absen berolahraga? Justru dengan olahraga badan kita tetap fit. Urusan turunnya berat badan itu bonus, yang penting sehat. Olahraga juga membuat wajah kita tetap terlihat fresh meskipun puasa.

Pisang merupakan buah yang komplit karena selain rasanya enak tapi juga perpaduan unik dari vitamin, mineral, dan karbohidrat glikemik rendah dapat meningkatkan endurance. Buah pisang bisa menjadi sumber energi untuk tubuh karena kandungan karbohirat dan sumber gula alami yang dapat membantu pembakaran otot.

Saya memakan pisang cavendish Sunpride saat sahur, akan tetapi jika setelah berbuka masih harus melakukan aktivitas fisik yang banyak seperti harus berlari jarak jauh maka saya juga selalu menyantap ini saat buka puasa. Apalagi kan ada kemasan yang satuan, yang pisangnya dibungkus plastik. Jika ingin olahraga kan perut tidak nyaman jika terisi penuh, maka dengan memakan pisang maka tubuh sudah mendapat asupan energi tanpa harus terasa ‘begah’.

Berlari 10km setelah berbuka puasa
Berhasil berlarii 10 km setelah berbuka puasa dengan lancar

Buah-buahan segar memberi efek yang sangat nyaman ketika puasa. Alhamdulillah tetap bisa yoga, lari, martial arts, dan juga masih bisa nyetir sendiri kemana-mana. Jika saat puasa saja manfaatnya sudah terasa apalagi jika pola ini dilakukan di hari-hari biasa, kan?

Ada masukan buah apalagi yang bermanfaat saat puasa? Share di komen ya!