Processed with VSCO with  preset

Tips Nyaman Berlibur ke Dufan di Musim Liburan

DSC08439-01

Long weekend selalu dinanti. Tapi ada orang-orang seperti saya yang justru menghindari travelling saat long weekend. Membayangkan macetnya saja sudah lelah. Mungkin memang karena keluarga kecil saya bukan orang yang mempunyai hari libur sesuai kalender. Kalau mau liburan justru di saat orang-orang sibuk kerja.

Permasalahannya adalah anak-anak. Anak-anak tidak mungkin hanya di rumah saja sedangkan teman-temannya pergi berlibur. Akhirnya saya, anak-anak, kakek-neneknya anak-anak, dan dua asisten rumah tangga pergi piknik. Tempatnya masih di dalam kota: Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol.

DSC_3588-01
Sampai Dufan bersama Farrel dan Shayna

Kami sampai Dufan pukul 12 siang, dan ternyata antrian membeli tiket masuknya sangat panjang. Sebenarnya ada tiket premium, tapi berhubung ini piknik ramai-ramai dan tiket dari mertua jadi saya ikut saja di tiket regular. Biarpun panjang sekali antriannya.

Dua jam kemudian baru mendapat tiket dan bisa masuk. Perut sudah sangat lapar maka yang kepikiran langsung makanan. Kami memilih Yoshinoya karena pasti sudah pas di lidah. Menunya variatif dan anak-anak pasti suka. Ternyata mengantrinya cukup panjang. Mau makan saja panjang begini bagaimana kalau antri wahana ya?

Ternyata benar! Wahana pertama saya adalah Istana Boneka. Dan mengantrinya bisa sampai satu jam lebih. Sungguh luar biasa!

DSC08432-01
Istana Boneka. Wahana lucu tapi juga agak menyeramkan.

Kalau kamu memang tetap mau piknik ke Dufan di musim liburan, simak tips berikut:

Hindari beli tiket regular

Harga tiket regular memang jauh lebuh murah. Apalagi kalau membawa STNK motor, untuk weekend harganya hanya 140rb. Tetapi saat saya mengalaminya kemarin, antara lama mengantri dan di dalam wanaha jadi tidak seimbang. Lebih lama untuk mengantri. Jadi harus benar-benar memilih wahana yang sangat ingin dimasuki. Saya sih lemarin hanya dapat 3 saja. Dan wajib ke Ace Age meski mengantrinya harus ekstra sabar.

DSC08444
Wahana “Bonus” setelah di Ace Age

Kalau mau puas bermain di Dufan, lebih baik memakai tiket non-regular. Berdasarkan harga tiket resmi Dufan, untuk regular (tanpa STNK motor) adalah 275rb. Tetapi ada tiket Fast Track yang bisa digunakan di 6 dari 12 wahana utama, yaitu dengan menambah 190rb (hanya bisa dibeli di tempat). Nah ada lagi tiket yang lebih asik lagi. Bisa digunakan ke 12 wahana favorit dengan jalur cepat, yaitu Tiket Premium. Tiket ini sudah termasuk masuk ke area premium lounge.

Kalau kamu yang termasuk gak sering-sering banget ke Dufan, tiket Premium ini sangat direkomendasikan. Harganya tentu lebih mahal, yaitu 450rb (untuk weekend) dan 370rb (untuk weekday). Apalagi kan ini dalam rangka liburan, kalau memang ada budgetnya lebih baik ambil yang terbaik.

Persiapan minum dan Snack

Minum dan snack bisa dibeli di area Dufan. Tapi lebih enak kalau bawa sendiri snack favorit di minimarket. Di sana kurang variatif. Meski begitu saya termasuk yang beli snack di sana. Biar bawaan gak berat. Kemarin karena harus ngantri panjang, terasa sangat lapar saat mengantri. Jadi persiapkan minum dan snack buat menemani saat-saat membosankan itu.

Makan dulu

Dufan adalah area yang sangat luas, dan kamu membutuhkan banyak energi untuk bisa mengarungi seluruh wilayahnya. Saat baru datang lebih baik makan dulu. Kalau bisa sih sebelum masuk area Dufannya, cari resto dulu jadi pas masuk Dufan sudah dalam keadaan kenyang. Saya kemarin masuk dalam keadaan lapar dan harus mengantri satu jam di Yoshinoya. Jadi, untuk yang mau makan di area Dufan dan dalam keadaan sangat lapar, hindari Yoshinoya. Pasti penuh.

Membawa Baju Ganti

Kayanya semua orang tau kalau ke Dufan harus membawa baju ganti. Apalagi kalau masuk ke Arung Jeram atau Niagara. Tapi biarpun kamu gak berniat main  ke wahana basah-basahan tetap harus memawa baju ganti sih. Baju kamu pasti lepek kerena banjir keringat. Gak enak, kan?

Bawa stroller untuk orangtua yang membawa Balita

Kalau membawa anak Balita stoller juga salah satu yang wajib di bawa. Kecuali kamu mau menggendong sepanjang Dufan. Mungkin ini gak masalah buat para orangtua. Tapi anak akan nyaman tidur dan minum susu di atas stoller dibanding harus digendong seharian.

Sesuaikan dengan cuaca

Siang hari di Dufan lumayan panas. Sekarang sudah banyak pepohonan sih, jadi tidak segersang dulu. Tapi untuk sunblock wajib sebagai proteksi kulit kami dari pengaruh buruk sinar ultraviolet. Pakai baju yang nyaman. Gak bikin kamu kepanasan dan menyerap keringat. Jangan memakai heels!

Nah, kalau musim hujan lebih baik membawa payung atau jas hujan. Saya pernah ke sana pas Shayna masih 4 bulan dan sedang musim hujan. Untungnya membawa payung dan jaket jadi dia bisa tetap terlindung.

Ya begitu kira-kira tips berdasarkan pengalaman kemarin menghabiskan hari libur di Dufan. Selamat liburan!

Processed with VSCO with  preset

Menikmati Liburan Hanya di Bekasi

Macet. Begitu yang dikeluhkan orang-orang pada hari libur panjang kemarin. Untuk merayakan akhir tahun banyak yang memilih ke luar kota. Akan tetapi suasana di dalam kota pun masih padat. Terbukti mall-mall di Jakarta masih dipenuhi pengunjung. Karena keadaan saya sedang kurang sehat dan juga suami masih belum libur maka memutuskan berlibur di dalam kota saja. Lalu bagaimana dengan anak-anak?

Anak-anak pasti senang bermain, entah di mana tempatnya. Cari suasana yang anak-anak memang suka. Di Bekasi ada?

Go!Wet Waterpark

Go!Wet Waterpark ini sejenis permainan air seperti di Waterboom. Terletak di Grand Wisata. Lebih aman lewat tol keluar di gerbang tol Grand Wisata/Tambun. Akan tetapi karena pada hari libur kemarin tol dalam rangka arus balik jadi saya memilih jalur masuk dari komplek ke komplek (Mutiara Gading). Lumayan selamat dari arus macet. Dari rumah saya di sekitar Rawalumbu ke Grand Wisata membutuhkan waktu tidak sampai 30 menit. Sampai di sana pun langit sudah redup. Sengaja saya pilih sore karena jika pagi ke siang pasti masih dalam terik-teriknya. Jam 3 sore memang waktu ideal. Masih terang tapi sudah meredup dan masih dapat menikmati berbagai wahana. Ternyata keputusan memilih waktu sore hari sangat tepat. Kata ibu-ibu yang mempunyai gerai cepat saji di sana, tadi pagi sangat ramai pengunjung. Kayanya kalau terlalu ramai jadi kurang seru. Pas di ruang bilasnya harus ngantri hehe..

Tapi Go!Wet ini sebenernya sangat luas. Walaupun ramai tetapi tidak sampai berdesakan. Ada beragam wahana permainan air yang tersedia. Jika ingin merasakan suasana ombak di pantai ada Go!Wave. Jika ingin berputar-putar di atas air sambal meluncur ada Go!Spin dan Go!Twist. Untuk balita juga tersedia permainan air yang disesuaikan dengan usia mereka seperti bermaian perosotan yang tidak terlalu tinggi. Akan tetapi aku selalu mengawasi anak-anak untuk bermain. Terutama Shayna (2,5 tahun) yang memang masih harus didampingi. Kalau Farrel (7 tahun) sudah bisa bermain sendiri, akan tetapi untuk permainan meluncur yang lumayan tinggi memang tetap harus didampingi. Selain bersama anak, aku ke sana juga bersama adik, mama, dan papa. Mamaku hanya yang santai-santai di atas ban dengan air yang berjalan seperti Go!Wave dan Go!Lazy. Papa, seperti umumnya lelaki yang sudah mudah lelah memilih bersantai di foodcourt.

Serunya bermain di wahana air adalah semua usia bisa menikmati karena banyak permainan air. Harga tiket masuk memang dalam edisi liburan jadi lumayan lebih mahal. Tapi ini terbantu dengan adanya promo” buy 1 get 1” untuk transaksi melalui kartu bank tertentu. Dibanding harus ke Waterboom PIK atau Jungle di Bogor dengan biaya tol, bensin, ditambah melawan kemacetan, bagi kami yang orang Bekasi ini sudah terasa sangat murah. Banget!

Sejauh ini Go!Wet masih jadi andalan destinasi bermain bersama anak untuk kategori non-Mall di Bekasi. Masih berharap ada lagi tempat-tempat yang seru buat jalan-jalan bersama keluarga. Atau sebenernya masih ada lagi?