Processed with VSCO with  preset

9 Hal Tentang Tampon yang Wanita Harus Tahu

Menstruasi dan olahraga bukan pasangan yang tepat. Saya merasakan banyak kendala yang dialami ketika harus latihan atau mengikuti race saat darah mens sedang banyak-banyaknya. Selain fisik yang suka agak ngedrop, ada rasa takut kalau “nimbus” gara-gara terlalu pecicilan.

Nah, gimana kalau harus renang pas mens? Ngerinya kan makin-makin.

Ini yang saya alami ketika pertama kali mengikuti ajang Mini Triathlon tanggal 28 Januari yang lalu. Ketika itu saya harus berenang sejauh 400 m, bersepeda sejauh 22 km, dan juga berlari sejauh 5 km. Untuk event triathlon, waktu transisi juga dihitung. Jadi mana sempat harus ganti pembalut dulu, kan!

Aktivitas kaya gini gak mungkin pakai pembalut biasa , kan?

Akhirnya saya mulai mencari cara bagaimana masa menstruasi ini tidak menjadi penghambat. Mulailah mencari tahu tentang tampon. Selama ini sudah tahu tapi kayanya ngeri aja gitu pakenya. Ada alat yang masuk ke dalam lubang vagina, gimana gak ngeri?

Kemudian saya tanya ke teman-teman yang pernah memakai tampon. Rata-rata dari mereka mengatakan bawa memakai tampon itu aman dan cukup nyaman. Nah, baru deh saya beneran beli hihihi..

APA SIH TAMPON ITU?

Tampon tuh fungsinya sama seperti pembalut, yaitu menyerap darah menstruasi. Jika pembalut biasa berupa pad yang ditempel di celana dalam, tampon dimasukan ke lubang jalur menstruasi.

Tampon berbentuk silinder dan sangat mungil

Ini yang membuat tampon ini banyak digunakan oleh wanita yang aktif dan para atlet, karena bagaimana pun kamu bergerak, tidak akan luber kemana-mana. Karena kan lubangnya ditutup dan darah mens-nya diserap oleh tampon.

Tampon terbuat dari kapas lembut yang dipadatkan. Bentuknya silinder untuk memudahkan dimasukkan ke dalam jalur menstruasi. Daya serap dari tampon pun beraneka rupa, tergantung masa menstruasi yang kita alami. Pas lagi banyak-banyakannya disarankan memakai takmpon dengan daya serap yang tinggi, begitu pun sebaliknya.

APAKAH TAMPON BISA MERENGGUT KEPERAWANAN?

Pertanyaan ini sebenarnya tidak dari saya karena saya sendiri ibu dari dua orang anak. Tapi ada teman latihan saya yang takut memakai tampon karena masih perawan. Hmm..

Berita baik buat teman-teman yang masih perawan:

TAMPON TIDAK AKAN MERENGGUT KEPERAWANAN!

Karena yang bisa merenggut keperawanan adalah pasangan kita, bukan tampon.

Selaput dara adalah jaringan kulit sangat tipis yang menempel pada dinding vagina, bukan menutupi seluruh bukaan vagina. Dalam selaput dara terdapat bukaan pada baguan tengah untuk jalur darah menstruasi kelua dan sifatnya elastis. Jadi saat tampon dimasukkan, kemungkinan akan robeknya sangatlah kecil. Maka itu saya sarankan saat memasukkannya harus tenang dan rileka.

Selain itu, selaput dara juga bersifat elastis sehingga jika bisa meregang mengikuti tampon ataupun penis. Jadi sangat kecil kemungkinannya selaput dara akan sobek ketika menggunakan tampon.

Tapi tampon ini kan hanya alat berentuk silinder yang mungil yang berfungsi menyerap darah menstruasi, sedangkan status keperawanan kita ditentukan dengan adanya penetrasi di vagina. Jadi, selama tidak ada Mr.P yang masuk ke dalam vagina, status kamu masih perawan. Kalau ada yang bilang udah gak perawan gara-gara memakai tampon, sini sini bawa ke tante Fitri nanti tante tampar.

Ehe.

BAGAIMANA MENGAPLIKASIKAN TAMPON YANG BENAR?

Dalam kemasan, biasanya ada petunjuk penggunaan. Ada jenis tampin yang menyertakan aplikatir dan ada yang tidak. Kebetulan saya mendapat tampon yang tidak menyertakan aplikator. Kalau kamu ragu bisa juga buka-buka youtube.

Kalau mau tau cara saya, begini ya…

  1. Cuci tangan dengan sabun dan jangan lupa dikeringkan lagi ya!
  2. Duduk dengan nyaman di closet dan bersihkan vagina dari sisa-sisa darah dengan air.

Proses nomer satu dan dua ini buat saya wajib agar minimalisir masuknya bakteri dan kuman ke dalam lubang vagina. Organ kewanitaan mesti dijaga kan, gaes!

Bentuk tampon setelah lapisan plastiknya dibuka. Terdapat benang yang menjuntai di ekornya.
  1. Buka plastik yang membungkus bagian tampon.
  2. Tarik benang yang menjadi bagia dalam tampon karena nanti benang ini yang akan memudahkan kamu saat ingin melepaskan tampon.
  3. Buka bagian labia dengan jari jempol dan jari manis dari tangan kiri.
  4. Masukkan tampon dengan tangan kanan dan dorong dengan jari tengah hingga seluruh permukaannya masuk ke dalam.
  5. Oiya, benangnya biarkan menjuntai ke luar biar kamu tetap[ yakin tampon masih tersimpan di area yang aman hehe..
  6. Jangan lupa cuci tangan dengan sabun setelahnya!

Percayalah bahwa prosesnya gampang banget!

Cuma memang kita harus rileks supaya proses masuknya ini lancar. Kalau misalnya gagal, ganti dengan tampon baru dan ulangi lagi. Jangan disayang-sayang demi alasan menghemat, ya!

BAGAIMANA CARA MELEPASKAN?

Prosesnya hampir sama, kok.  Harus dimulai dengan mencuci tangan dengan bersih, lalu bersihkan juga vaginanya dengan air. Biar lebih nyaman dan juga higienis.

Kalau saya sih selalu memilih posisi duduk di closet untuk memasang dan melepas ta,pon dari vagina. Karena posisi ini membuat saya lebih santai dan kalau ada darah mens yang keluar gak meluber kemana-mana (ya kalau jatuh ke closet kan tinggal di flush!).

Dalam posisi duduk, tarik benang yang menjuntai hingga seluruh permukaan tamponnya keluar dengan selamat.

Setelah itu bersihkan tampon dan buang pada tempatnya. Ada beberapa orang yang langsung dibuang tanpa membersihkan dahulu. Kalau saya agak jijik membuang pembalut atau tampon yang masih berisi darah mens. Selain baunya yang mungkin akan kemana-mana, banyak bakteri yang menempel di pembalut/ta,pon bekas pakai.

Selain tampon, vagina kita juga mesti dibersihkan lagi sebelum memasang tampon atau pembalut yang baru.

Setelah itu bersihkan kembali tangan dengan sabun dan…

CLING!

APAKAH TAMPON BISA HILANG DI DALAM?

Agak konyol sih, tapi sejujurnya saya juga sempet kepikiran gini juga. Gimana ya kalau dia nyasar ke dalem?

Ternyata kemungkinan ini sangat kecil dan sangat tidak mungkin. Jadi tampon itu akan tetap pada tempatnya karena himpitan otot vagina kita. Kalau pun nyasar ke dalem ya tinggal masukkan jari kita ke dalam dan tarik ke luar.

BERAPA LAMA TAMPON HARUS DIGANTI?

Saya tahu dan merasakan sekali malasnya saat menstruasi itu mesti ganti-ganti pembalut. Nah, saat memakai tampon pun sama dan justru harus lebih rajin lagi.

Biarpun malas, tapi harus mau maksain badan mengganti tampon dengan disiplin. Sebaiknya setiap 3-5 jam diganti, terutama saat sedang banyak-banyaknya. Saat race minitri kemarin sih saya bisa bertahan memakai tampon selama 7 jam. Itu digunakan untuk berenang, bersepeda, berlari, dan menyetir pulang ke rumah (Alam Sutera – Bekasi).

Tapi saat mengikuti ajang Mini Triathlon kemarin, masa menstruasi saya berada dalam hari ketiga, sedangkan masa deras-derasnya itu di hari pertama dan kedua. Walaupun begitu cara saya ini tetap salah sih. Memakai tampon yang sama sampai 7 jam itu sepertinya hanya sekali dalam seumur hidup. Saya tidak akan membiarkan memakai tampon yang sama lebih darii 6 jam.

Biasanya kalau sudah kena basah langsung saya ganti karena daya serapnya akan berkurang jika sudah terkena air. Dan jadi gak nyaman juga.

Saya menggunakan tampon hanya di siang hari, karena alasan aktivitas. Terutama saat olahraga. Jika aktivitas cenderung sedikit saya memilih menggunakan pembalut. Jadi, kalau tidur sih sebaiknya menggunakan pembalut saja.

Perlu diingat, tidak disarankan memakai tampon yang sama lebih dari 6 jam! Jadi kamu boleh tidur menggunakan tampon apabila rela bangun tengah malah untuk menggantinya.

APA RESIKO JIKA TIDAK DISIPLIN DALAM ATURAN PENGGUNAAN TAMPON?

Dari penjelasan di atas saya selalu menuliskan wajib mencuci tangan terlebih dahulu agar tangan kita saat memakai tampon tetap higienis. Selain itu juga saya menulis untuk disiplin dalam mengganti tampon.

Semua ini ya tentu saja untuk mengurangi resiko terkena penyakit yang aneh-aneh. Apalagi saat saya mencari tahu tentang tampon tertulis juga soal Toxic Shock Syndrome (TSS).

Apa sih TSS?

Menurut artikel yang saya baca di situs Hello Sehat, TSS ini semacam penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Umumnya sindrom ini disebabkan oleh racun yang diproduksi oleh bakteri Staphylococcus aureus (staph), tapi pada beberapa kasus penyebabnya adalah racun dari bakteri streptococcus (strep) grup A.

Walaupun penyebabnya bukan karena tampon, tapi TSS bisa terjadi pada wanita yang menggunakan tampon. Kok bisa?

Jadi..tampon tidak hanya menyerap darah menstruas, tapi juga berbagai cairan alami yang dibutuhkan oleh vagina. Apalagi kalau memakai tampon dengan daya serap tinggi padahal darah mens kita sudah tidak dalam keadaan deras, nah kemungkinan cairan lain di dalam vagina kan terserap juga.

Tampon kan bisa dikatakan sebagai alat serap, jadi dia gak milih-milih yang diserap darah mens atau cairan lainnya. Dalam kondisi basah bakteri kan mudah banget tumbuh dan berkembang, salah satu kemungkinannya ya TSS ini.

Tidak perlu jadi takut menggunakan tampon, karena sebenarnya kasus ini sangat jarang. Hanya 17 dari 100.000 wanita yang memiliki risiko terserang TSS setiap tahunnya.

Tapi mencegang lebih baik daripada mengobati. Jadi, disiplin itu memang sangat perlu buat menghindari terkena penyakit yang tidak diinginkan.

Sebaiknya mengenali tanda-tanda terkena TSS ini. Biasanya TSS ditandai dengan munculnyaa ruam pada kulit, demam tinggi, mual atau muntah-muntah, diare, kulit pucat, dan nyeri otot atau kepala.

DI MANA BISA MENDAPATKAN TAMPON?

Tampon ini memang sangat jarang ya beredar di pasaran. Saya diberitahu teman kalau tampon bisa dibeli di drug store, seperti Watson, Guardian, Century, dll. Tapi ternyata tidak ada di setiap store-nya mereka. Saya cari di toko-toko obat di FX ya gak dapet. Untungnya saya dapat juga di Watson yang berada di Sumarecon Mall Bekasi.

Kebetulan hanya ada 1 merek di sana, yaitu Natracare. Ada pilihan yang daya serap regular atau super. Karena saya memakai di saat deras, jadi saya pilih yang super. Kira-kira bentuknya seperti ini…

Untuk pasar online, ada dua merek yang beredar di pasaran:Natracare dan Tampax. Coba cek di Tokopedia, Lazada, dan Shopee. Hati-hati barang palsu ya. Kalau harga yang terlalu murah sebaiknya dihindari. Ya jaga-jaga aja kan..

20180330_164005(0)-01

3 Alasan Cewek Suka Olahraga Perlu Waxing

20170405_164607-01

Beauty is pain. Begitu suara hati saya yang menguatkan diri sendiri supaya mau untuk waxing. Perlahan saya mencoba menutup mata dan bersiap-siap untuk teriak (jika diperlukan) tapi ternyata…

“Eh, udah selesai?”

Begitu yang saya rasakan ketika merapikan alis saat #Waxtimeparty di WaxTime, Rumah Cisanggiri, Jakarta Selatan. Termpat waxing yang nyaman dengan coffee shop yang instagramable di lantai bawahnya. Ternyata wax itu ada macam-macam, ada jenis soft wax dan hard wax. Yang saya coba ternyata termasuk jenis hard wax, tidak memerlukan jeritan fals dari pita suara. Painless formula. Kalau yang dikenal dengan rasa sakitnya itu ternyata beda lagi, yang terbuat dari cairan gula atau disebut soft wax. Setelah merasakan wax alis itu ternyata gak selama nunggu wasap centang biru, maka saya…

lanjut ke brazilian waxing! (Loh kok malah jadi doyan)

Proses pelapisan sebelum unwanted-hair pada alis diangkat
Proses pelapisan sebelum unwanted-hair pada alis diangkat

Saya memang bukan mahluk yang banyak bulunya. Ya ini salah satu yang saya syukuri karena memang risih dengan adanya bulu di badan. Saya kira ini cukup untuk menjadi alasan gak perlu waxing. Sampai akhirnya sadar kalau bagian yang tidak terlihat juga perlu mendapat perhatian. Kemudian lebih rajin mencukur unwanted-hair di bagian sensitif.  Siapa sih yang gak mau bagian terpentingnya bersih tanpa bulu? Mumpung alis sudah rapih, maka saya pun mau yang bagian itu bersih juga. Ternyata sensasi dibersihkan di area ini berbeda dengan alis. Lumayan lah agak narik napas dikit. Bukan karena sakit banget sih, tapi lebih ke arah KAGET. Ya namanya juga bagian sensitif, teman-teman..

20170405_151858-01
Alisnya udah mumpuni belum, Ibu-ibu?

Untuk wanita yang aktif dan suka olahraga memang disarankan untuk waxing. Apalagi jika mau berlari jarak jauh, para lelaki pun biasanya mulai mencukur bulu-bulu di kaki. Berlari itu perlu kenyamanan dan terkadang rambut pada tubuh ini salah satu yang mengganggu. Untuk wanita lebih banyak lagi alasannya untuk menghapus bulu pada tubuh. Apalagi jika memang hobi berenang dan memakai swimsuit yang cantik, membersihkan kulit dari bulu-bulu yang tidak diinginkan sudah menjadi hal yang wajib. Tapi bukan cuma soal “demi cantik”, berikut alasan lainnya kenapa wanita aktif dan penggiat olahraga sebaiknya memilih waxing:

MENGHEMAT WAKTU

Jarak saat diangkatnya rambut pada tubuh hingga kembali tumbuh lebih lama dibanding jika kita mencukur. Karena kalau mencukur biasa rambut yang terangkat tidak sampai akarnya, berbeda dengan wax. Tidak perlu lama-lama di kamar mandi untuk ritual mencukur. Lebih baik waktunya buat luluran, kan? Ini menekankan untuk yang suka olahraga outdoor. Biasanya menebus rasa bersalah karena panas-panasan dengan merawat kulit. Apalagi jadwal latihan kan biasanya sudah menyita waktu harian, jadi pilihan waxing cocok buat yang aktif berolahraga. Gak banyak buang waktu. Oiya, saya brazilian waxing di WaxTime gak sampai 30 menit sudah selesai. Ditambah wax alis ya pas lah setengah jam. Dan jangka waktu untuk rambut-rambut ini kembali tumbuh lumayan lama. Tiap orang mungkin beda-beda. Saya sih 2 minggu. Ini untuk tumbuh barunya ya, bukan sampai lebat.

WaxTime termasuk jenis hard wax yang memiliki formula painless. Bahan dipanaskan di alat khusus agar tidak mengeras.
WaxTime termasuk jenis hard wax yang memiliki formula painless. Bahan dipanaskan di alat khusus agar tidak mengeras.

LEBIH BERSIH

Bukan hanya tentang kulit mulus, tapi juga kebersihan. Cantik tapi kalau gak bersih agak gimana gitu ya. Apalagi saat keringetan dan bulu-bulu kita ikut basah, pasti terasa gatal kan ya. Ini juga yang membuat banyak pelari yang mencukur bulu di tubuhnya menjelang race. Makanya saya memilih untuk tidak memelihara unwanted-hair. Terkait kebersihan, waxing tetap menjadi pilihan. Saat bulu kita diangkat, kulit mati pun ikut terangkat. Waxing juga memiliki efek exfoliating. Oleh karena itu pasca wax biasanya kulit terasa lebih halus, kan?

ENJOY WORKOUT WITHOUT WORRY

Saat perform butuh fokus dan konsentrasi. Kita tidak mungkin fokus jika terjadi ketidaknyamanan. Malas juga kalau lagi lari terasa gatal di area tertentu karena campuran keringat dan bakteri di bagian bulu yang basah. Ganggu banget, kan! Untuk olahraga seperti bersepeda biasanya memakai pakaian berbahan spandex yang ketat. Rambut di tubuh dengan pakaian yang ketat bukan paduan yang pas. Makanya banyak cyclist banyak yang mencukur bulunya sebelum race. Demikian juga pelari dan perenang. Lagi berenang tapi gak pede karena hadirnya unwanted-hair yang gak cihuy kalau dilihat orang lain. Jadi dengan melakukan waxing minimal mengurangi bibit-bibit ketidaknyamanan. Nyaman kan membuat kita lebih percaya diri. Ini berlaku juga untuk hal lainnya di luar kegiatan berolahraga, seperti persentasi atau saat mengajar. Setuju?

20180330_164005(0)-01

Menyelamatkan Diri dari Anemia

20161205_101435-02

Olahraga lebih teratur, mengatur makanan, dan berhenti merokok sudah dijalani sekitar 5 tahun ini. Meski awalnya ingin kurus tapi lama-kelamaan tujuannya lumayan udah geser. Jujur nih, saya ingin merasakan hidup yang lebih baik. Sudah lelah juga dengan badan yang ringkih harus bolak balik ke rumah sakit karena menjalani pola hidup yang masih asal-asalan. Orang yang melihat saya sekarang mungkin gak nyangka kalau dulunya saya mengalami typus sampai 3 kali dalam setahun karena daya tahan tubuh yang buruk. Gimana mau sehat kalau pola hidupnya aja aca-acakan. Makan asal-asalan, jam tidur berantakan, dan pikiran kayanya lebih sering tegang.

Sehat.. sehat.. sehat.. pokonya saya mau sehat!

Sehat itu buat saya adalah investasi, jadi saya gak mau menunggu tua untuk mengubah pola hidup agak beneran. Bisa produktif sampai usia senja adalah cita-cita ibu-ibu anak dua yang sehari-harinya masih pecicilan ini. Banyak hal yang bisa didapat jika tubuh kita sehat. Dengan sehat saya bisa menjalani pekerjaan lebih baik, mengasuh anak, hingga jalan-jalan. Apalagi menjadi ibu gak gampang. Kita mesti sehat supaya bisa lebih fokus mengurus anak-anak, rumah, dan kerjaan. Bahkan nemenin anak belajar aja butuh pikiran dan tubuh yang sehat. Kalau lagi gak fit boro-boro fokus ngajarin anak.

APAKAH SAYA CUKUP PRODUKTIF?

IMG-20170329-WA0012

Usia saya termasuk usia yang masif produktif. Apalagi anak-anak masih kecil dan kerjaan lagi lumayan (alhamdulillah) banyak. Ada rasa bangga jika bisa menjalani sesuatu sesuai dengan target. Yang menjadi pertanyaan adalah: Apakah saya produktif?

Kita bisa menganggap diri kita produktif apabila sudah mampu menghasilkan sesuatu (barang atau jasa) sesuai yang diharapkan, yaitu waktu yang singkat dan tepat. Tapi ada masa-masanya kita sulit mengerjakan sesuatu sesuai target, misalnya saat tubuh lelah. Apalagi jika di periode menstruasi mood dan badan kayanya drop banget. Jangan-jangan saya ini anemia..

PENGARUH ANEMIA TERHADAP PRODUKTIVITAS

Rabu kemarin di The Darmawangsa Hotel saya menghadiri acara diskusi Indonesia Bebas Anemia: Sebagai Solusi Total untuk Indonesia yang Lebih produktif dan Bebas Anemia. Cara ini merupakan kampanye lanjutan yang diselenggarakan Merck, Perusahaan sains dan teknologi terkemuka, dan bekerjasama dengan PDGMI, organisasi profesi di bawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Nara Sumber dalam Indonesia Bebas Anemia
Nara Sumber dalam Indonesia Bebas Anemia

Kesadaran saya terhadap anemia dan dampaknya menjadi lebih terbuka. Sehat memang modal awal untuk produktif tetapi perhatian saya belum sampai ke hal yang lebih detail hingga ke anemia. Ternyata produktivitas kerja seringkali menurun bagi para wanita yang menderita anemia. Berdasarkan riset yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait survei Angkatan Kerja Nasional di bulan Agustus tahun 2015 yang diolah Pusdatinaker, jumlah pekerja wanita Indonesia sebesar 37,16% dari jumlah populasi masyarakat Indonesia, yang berjumlah 114.819.199.

“Anemia dapat memberikan dampak terhadap penurunan produktivitas kerja wanita Indonesia sebanyak 20% atau sekitar 6,5 jam per minggu.” – Prof. dr. Endang L. Achadi, Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia.

Produktivitas wanita Indonesia yang seringkali menurun disebabkan oleh defisiensi zat besi sehingga merasa mudah lelah, konsentrasi menurun karena kekurangan oksigen pada jaringan tubuh termasuk otak, sehingga mengurangi kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari.

APAKAH SAYA ANEMIA?

Menurut dokter Endang, kita memang dapat mengenali anemia dari gejala-gejala yang dirasakan atau dilihat seperti mudah lelah, mudah mengantuk, wajah yang lebih pucat, dan kurang dapat berkonsentrasi. Akan tetapi untuk mengetahui Anemia yang lebih jelas memang hanya dapat melalui cek darah. Anemia bisa disebabkan oleh:

1. Rendahnya asupan gizi yang penting untuk pembuatan Hemoglobin (HB) yaitu zat besi, asam folat, vitamin B12, dan protein.

2. Meningkatnya pengeluaran, yang disebabkan karena pendarahan, seperti infeksi kecacingan, pecahnya sel darah merah karena malaria atau thalassemia, atau pendarahan oleh sebab lainnya seperti luka.

Gejlala-gejala anemia yang perlu diperhatikan
Gejala-gejala anemia yang perlu diperhatikan

Sebagian besar anemia itu terjadi karena defisiensi zat besi. Jadi penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan  yang kaya akan sumber zat besi. Permasalahannya adalah bahan makanan sebagian besar penduduk Indonesia berasal dari pangan nabati, sedangkan zat besi dari nabati lebih sulit diserap oleh tubuh. Ya mungkin ini juga terjadi oleh saya yang memang tidak terlalu suka makan daging. Bahkan saya sudah berhenti mengonsumsi daging merah. Mungkin saya satu di antara penduduk Indonesia yang mengalami anemia karena kurangnya asupan zat besi.

Wajah-wajah yang sepertimya tidak mengalami anemia defisiensi fe
Wajah-wajah yang sepertimya tidak mengalami anemia defisiensi fe

SOLUSI SEHAT UNTUK BEBAS ANEMIA

Kembali lagi ke tujuan saya berolahraga adalah ingin sehat. Walaupun terkadang suka terbawa ambisi ingin mencapai target-target tertentu. Di usia produktif ini tentunya saya ingin melakukan banyak hal dan tidak mau ada hal yang menghalangi produktivitas, termasuk anemia. Menjalani pola hidup yang lebih sehat kayanya sudah jalan yang paling benar untuk penangan Anemia Defisiensi Fe.

Memperbaiki Pola Makan

Kalau sebelumnya asal-asalan dalam mengonsumsi makanan, sekarang lebih memperhatikan kandungan gizi pada makanan. Makanan yang mengandung zat besi seperti makanan yang mengandung sumber protein tinggi, seperti daging merah, kuning telur, dan ikan. Tidak lupa dengan sayuran hijau dan kacang-kacangan.

Dalam sebuah risoles pun terdapat kandungan zat besi
Dalam sebuah risoles pun terdapat kandungan zat besi

 

Perlu diingat jika mau mengonsumsi kopi dan teh tidak dilakukan bersamaan dengan mengonsumsi makanan-makanan tersebut karena akan sia-sia. Tunggu minimal selama dua jam lebih untuk memberikan kesempatan tubuh untuk menyerap sari-sari makanan tersebut.

Mengonsumsi Suplemen Zat Besi

Kalau kita merasakan gejala-gejala anemia (kalau lupa bisa skrol lagi ke atas ya!) mungkin selama ini jumlah kandungan zat besi yang dikonsumsi masih kurang. Apalagi jika selama ini melakukan olahraga high-impact, seperti berlari. Kalau kata dr. Michael Trianto, SpKO, Spesialis Kedokteran Olahraga “Resiko Anemia Fe bisa terjadi pada kita yang melakukan olahrga berat. Saat banyaknya keringat yang keluar maka tubuh kita kehilangan banyak cairan elektrolit dan sel darah merah. Belum lagi akibat benturan yang terjadi memungkinkan meningkatkan proses hemolisis darah.”. Mungkin kita tidak akan menyadari mengalami anemia karena untuk yang rajin berolahraga gejala-gejala anemia seringkali tidak terlihat dibanding orang-orang yang tidak berolahraga.

Untuk wanita seringkali terasa lebih lesu dan susah konsentrasi saat sedang mengalami menstruasi. Hal ini membuat kita menjadi lebih malas dalam melakukan aktivitas. Suplemen penambah darah seperti Sangobion bisa kita konsumsi untuk melengkapi kebutuhan zat besi sehari-hari.

Kalau ternyata tubuh kita sudah cukup dengan kandungan zat besi gimana?

Gak bakal berpengaruh apa-apa kok! Itu kata dokter Endah loh, bukan kata Fitri Tasfiah. Kita tidak akan mengelami kelebihan zat besi hanya dengan makanan atau suplemen yang dikonsumsi. Jadi kalau tubuh kita sudah cukup dengan zat besi maka tubuh kita tidak akan menyerapnya. Sebaliknya, jika memang zat besi dalam tubuh kita masih butuh tambahan maka kandungan zat besi yang kita konsumsi akan mencukupi kebutuhan tubuh.

Program Olahraga untuk Bebas Anemia

Olahraga dalam intensitas sedang sangat direkomendasikan. Tidak berlebih dan juga tidak kurang. Ada dua jenis latihan, yaitu aerobik dan anaerobik. Aerobik ditujukan untuk kesehatan tuhuh, menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol darah, dan menurunkan kadar gula darah. Latihan anaerobic lebih ditujukan untuk meningkatkan kebugaran tubuh, tidak mudah lelah, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Saat melakukan latihan kita harus memperhatikan beberapa prioritas. Pilih latihan yang mudah dilakukan dan hindari kelelahan yang berlebihan. Mendahulukan latihan otot besar, baru melakukan latihan pada otot kecil. Latihan dilakukan secara bertahap, jangan lupa unuk melakukan pemanasan dan pendinginan.

Pada saat ini Merck meluncurkan Senam Anemiaction sebagai salah satu langkah tindakan pencegahan gejala anemia. Senam Anemiaction adalah bentuk olahraga yang terdiri dari beberapa gerakan sederhana yang berfokus pada beberapa bagian tubuh, yaitu: aktivitas peregangan bawah, tengah, dan atas. Kata dr. Michael “Gabungan gerakan pada senam Anemiaction berfokus untuk meningkatkan mitokondria yang merupakan generator daris el pada tubuh manusia, sehingga siapapun yang melakukan senam tersebut mengurangi gejala-gejala anemia dan dapat menjadi lebih segar serta produktif saat beraktifitas.

Senam Anemiaction yang diperagakan bersama-sama dalam diskusi Indonesia Bebas Anemia
Senam Anemiaction yang diperagakan bersama-sama dalam diskusi Indonesia Bebas Anemia

Senam ini merupakan gerakan latihan otot pada tubuh bagian bawah, tengah, dan atas untuk meningkatkan kebugaran. Latihan ini kombinasi latihan aerobic dan anaerobic yang dilakukan dengan intensitas yang tepat. Pada senam ini juga terdapat gerakan pendinginan yang ditujukan untuk menghindari rasa pegal dan kaku sehingga kita bisa tetap beraktivitas seperti biasa.

Akan lebih menyenangkan jika kita mengisi hari dengan banyak hal yang kita suka. Kalau saya sih maunya bisa produktif sampai tua nanti (kalau dikasih umur panjang). Pola hidup sehat itu investasi, Gaes!

20180330_164005(0)-01

Jadi Kisah Romantis di Hari Ibu

20161229_180657

Seandainya saya dapat menemukan buku diari 16 tahun yang lalu. Saat itu saya sedang puber-pubernya. Saya yang bukan anak remaja yang hobi menulis buku diari tetapi kali itu saya menuliskan sesuatu:

“Aku ingin dipeluk Mama.”

Romantis. Juga bisa dalam hubungan ibu dan anak. Saya juga mau diperlakukan romantis sama mamanya. Walaupun dibesarkan Mama, tapi kayanya ga banyak kenangan masa kecil yang istimewa. Rasanya saya sulit menemukan kenangan-kenangan seperti disuapi atau digendong Mama. Lebih banyak rekaman tentang Papa yang biarpun sangat tegas, tetapi ada memori yang akan terekam abadi seperti saat papa menggendong saya dari belakang.

Sekarang ini sedang pusing-pusingnya menghadapi anak SD. Farrel, anak pertama yang luar biasa manja dan pandai membuat isi kepala mamanya seperti halilintar. Usia 8 tahun tapi belum bisa membereskan buku sendiri. Belajar juga masih harus didampingi. Kayanya saya orangtua yang paling sering wasapin gurunya Farrel sekadar untuk nanyain “Miss, besok ada PR ga?”

Suatu waktu saya mendengar nasehat mama ke Farrel, waktu saya sedang kesal-kesalnya. Begini kira-kira:

“Farrel, kamu harus kaya Mami. Mami masih kecil pintar di sekolah. Mami ga pernah nyusahin Oma. Pergi sekolah sendiri, belajar sendiri, beresin buku sendiri. Mami dari kecil udah mandiri.”

Duh.. aku nulis ini aja mata bisa langsung basah. Gak ngira mamaku punya memori seperti ini tentang aku. Aku kira mama gak inget dengan hal-hal kaya gitu.

Tapi memang semenjak menjalani sendiri kehidupan menjadi seorang ibu,  sosok Mama di mata saya banyak berubah. Saya jadi tau memang menjadi ibu itu berat. Saya aja yang baru punya dua anak sudah banyak ngeluhnya, apalagi mama yang usia 30 tahun sudah memiliki 4 anak dengan jarak yang lumayan dekat. Pasti berat.

Dua kali melahirkan dan dua-duanya didampingi mama. Waktu pertama kali merasakan mau melahirkan saya meminta maaf ke mama. Itu dalam keadaan yang sudah mules luar biasa karena kontraksi. Bukan hanya mendampingi, tetapi yang pertama kali menemani saya buang air kecil saat setelah melahirkan, memandikan, menggantikan pembalut, hingga mencuci darah saya.

Mama memang bukan tipe orangtua yang romantis. Tidak pernah memberi kado atau merayakan ulangtahun buat saya. Tapi Mama mengajarkan Farrel untuk menjadi anak yang romantis untuk mamanya. Di hari ibu kemarin Mama menemani Farrel membeli hadiah dalam rangka “hari ibu”.

“Mami pasti suka ini.” Kata anak lelaki yang sehari sebelumnya kena omelan mamanya.

Kado romantis dari Farrel dalam rangka “hari Ibu”

I love you, Farrel.

Selamat hari ibu , Mama.

20180330_164005(0)-01

Tidak Ada Salahnya Merasa Cantik

BANNER BLOG WRITING-01

“Mbak, bantu saya bagaimana untuk mengecilkan perut!”

“Yoga bisa membantu awet muda, kan?”

“Saya mau punya badan yang bagus.”

Itu lah kira-kira permintaan dan pertanyaan yang sering saya hadapi sepanjang mengajar yoga. Benang merah dari semua pertanyaan itu adalah: wanita ingin terlihat menarik. Lalu apakah yang membuat wanita ingin dengan susah payah terlihat cantik? Apakah pujian atau kebanggan memakai baju ukuran S?

1468064611860
Karena dengan cantik, kita lebih bahagia

Cantik bukan hanya terkait penampilan luar, tetapi juga dari dalam. Ibarat sebuah lampion, kita melihat lampion itu indah karena warna dan bentuknya. Tetapi keindahan itu tidak bisa kita nikmati saat lampunya redup. Jika direfleksikan pada diri kita maka bentuk, warna, dan gambar lampion adalah penampilan luar kita. Sedangkan lampu dalam lampion adalah hati kita. Cantik dari hati adalah cahaya dalam diri kita. Yang membuat wajah, baju, sepatu, bentuk badan bersinar. Cantik itu bukan hanya membahagiakan diri sendiri, tetapi juga orang lain yang melihat. Cantik dari hati adalah perihal attitude.

“The beauty of a woman is not in a facial mole, but true beauty in a Woman is reflected in her soul. It is the caring that she lovingly gives, the passion that she knows.”
― Audrey Hepburn

Audrey Hepburn adalah wanita yang menginspirasi. Selain wajahnya yang sangat cantik, hatinya juga emas. Wanita ini ditunjuk sebagai Duta UNICEF. Sisa hidupnya dihabiskan membantu anak-anak di negara-negara miskin.  Seorang wanita yang memiliki cantik dari luar dan dalam dan diakui dunia. Menyadarkan kita bahwa kita dikenang dari apa yang kita perbuat. Cantik adalah hal baik dan tidak ada salahnya merasa cantik. Cantik dari hati bisa dimulai dari…

Menerima diri sendiri

Menjadi diri sendiri itu membahagiakan. Tuntutan untuk menjadi cantik tidak ada batasnya. Akan tetapi jika kita menyadari keadaan diri sendiri dan melakukan penerimaan terhadap itu semua maka mudah untuk merasa bersyukur.

1467956687532

Saat kita bersyukur kita akan menyadari bahwa tubuh kita ini karunia yang harus dirawat. Kita akan berdandan untuk mempercantik diri sesuai diri sendiri. Dengan ini rasa nyaman akan muncul dan orang lain yang melihat kita pun juga nyaman. Menerima dan merasa diri sendiri cantik adalah suatu penghargaan terhadap diri sendiri dan Sang pencipta.

Mengeliminasi hal negatif di hati dan pikiran

Sebagai wanita sangat umum untuk iri terhadap orang lain yang lebih cantik. Tetapi rasa iri ini terkadang mengubur mata hati kita. Kita melihat kecantikannya suatu ancaman sehingga enggan untuk memuji. Rasa iri ini bisa membuat kita menjadi tidak nyaman. Saya punya metode untuk melawan hal ini: memuji dengan tulus.

Rasa tidak suka itu wajar dimiliki kita sebagai manusia dan pasti ada penyebabnya. Misalnya ketika kita diperlakukan tidak nyaman oleh orang lain. Jujur saja saya juga terkadang masih menyimpan perasaan tersebut. Suatu saat orang yang sedang saya tidak suka mengunggah fotonya yang sangat cantik. Saya langsung memuji, tetapi dalam hati.

Kemudian saya berpikir kenapa saya berat sekali untuk mengatakannya langsung. Apa saya merasa sakit hati kalau dia memang cantik? Ternyata yang menyakiti hati saya adalah saya sendiri karena rasa gengsi dan rasa tidak suka. Kata pujian itu sudah mau diucapkan tapi seperti tertahan di ujung lidah atau jari jemari kita jika di media sosial.

Saya mencoba untuk melawan perasaan tersebut dan mendorong lebih dalam lagi untuk benar-benar mengatakan hal yang tulus dan jujur. Setelah mengatakan tersebut ternyata….

terasa sangat lega!

Dari situ saya menyimpulkan bahwa untuk mengurangi rasa iri terhadap orang lain yaitu dengan memujinya dengan tulus. Perasaan ini yang membuat bahagia dan kita tidak akan merasa jelek hanya dengan memuji orang lain.

Punya rasa empati dan peduli

Beruntunglah kita yang masih bisa menangis saat melihat orang lain dalam keadaan kurang beruntung. Masih memiliki rasa tidak tega dan mencoba merasakan apa yang dialami orang tersebut. Hati kita masih belum tertutup. Ini juga saya anggap cantik dari hati.

Mau share sedikit tentang charity teman-teman saya dari group Buibuksocmed kemarin. Pada Ramadan kami mengadakan pogram Charity dengan Garage Sale. Mereka menjual barang-barangnya yang terdiri dari perlengkapan anak, baju, tas, sepatu, hingga kosmetik. Teman- teman yang terdiri dari kalangan ibu-ibu muda bahu membahu agar dananya terkumpul banyak.

1468332877330(1)

Alhamdulillah hasilnya sangat baik. Saya sangat salut dengan teman-teman saya ini. Motivasinya adalah: Setidaknya ada hal yang berguna yang bisa diberikan untuk orang lain. Setidaknya barang-barang yang kita miliki (baju, sepatu, kosmetik) bisa juga untuk membantu orang lain. Ternyata rasanya menyenangkan bisa membantu orang lain. Menyenangkan juga masih punya rasa empati.

Menjaga hubungan baik dengan orang lain

Di hari lebaran ini sudahkan meminta maaf pada yang tidak kita suka?

“Maaf”. Kata sederhana yang terkadang sulit untuk diucapkan. Terkadang kita merasa kalah jika mengatakan maaf duluan. Mungkin itu yang menyebabkan kita berat mengucapkan maaf, apalagi jika tidak suka pada orangnya. Begitu pun dengan mengucapkan “Terima Kasih”. Berterima kasih berarti kita selalu menghargai keberadaan orang lain. Apalagi jika kita sudah dibantu, tidak ada salahnya untuk mengucapkan terima kasih.

IMG_cmp0ty

Saya percaya “Maaf” dan “Terima kasih” ini mengandung magis. Jika kita murah untuk mengatakan dua kata tersebut maka aura positif kita lebih terpancar. Ini yang membuat orang lain melihat kita cantik. Gak percaya? Coba deh tanya teman-teman di dekat kamu.

Percaya diri karena itu baik

Saya tahu sikap sombong itu menyebalkan. Tetapi untuk minim rasa percaya diri itu juga tidak menyenangkan. Jujur ya, kalau lihat orang yang terus-menerus mengeluh juga rasanya lelah, kan? Merasa minder, merasa kurang, akhirnya terbentuk rasa sebal pada diri sendiri. Masih terkait poin nomer satu: menerima diri sendiri.

Kadang cantik itu bukan dari penampilan, bukan dari perkataan orang lain, tetapi menjadi diri sendiri. Maka, percaya dirilah! Jangan melupakan bahwa usaha kita sebagai wanita untuk cantik adalah untuk bahagia. Membahagiakan diri sendiri dan orang lain.

Jika merasa cantik itu membuat bahagia, jangan takut untuk merasa cantik. Bagaimana bisa menyenangkan orang lain kalau kita sendiri tidak bahagia? Dengan merasa cantik berarti kita juga tahu pentingnya menjaga. Menjaga penampilan dan menjaga attitude. Bukan hanya perkataan, tapi hati juga.

Jika kita selalu menstimulai pikiran dengan hal-hal yang baik maka otomatis perkataan juga baik. Begitu juga sebaliknya. Tidak ada salahnya percaya diri untuk hal yang baik. Cantik dimulai dari hati. Kullu Kalam Addu’a: Setiap ucapan adalah doa. Yuk pejamkan mata dan ucapkan mantra:

“Saya cantik. Saya bahagia”

Namaste.